Motif dan Fungsi dari Suatu Bisnis

BAB 1
MOTIF DAN FUNGSI DARI SUATU BISNIS

A.   Tujuan dari suatu Bisnis
            Suatu bisnis atau  perusahaan  adalah usaha yang menyediakan  produk  atau jasa yang di inginkan pelanggan. Tujuan dari bisnis adalah untuk melayani kebutuhan pelanggan oleh pemilik yang mencoba memperoleh laba. Orang- orang yang menciptakan bisnis melihat suatu kesempatan untuk menghasilkan produk atau jasa yang belum di tawarkan oleh perusahaan-perusahaan lain. Atau, mereka mungkin yakin bahwa mereka dapat menghasilkan produk atau jasa yang dapat di jual dengan harga yang lebih rendah dari perusahaan yang ada saat ini. Dengan menyediakan produk yang di inginkan oleh pelanggan. Mereka dapat menghasilkan laba bagi bisnisnya. Sedangkan laba diperoleh dari penjualan barang dan jasa. Bisnis tersebut mengeluarkan beban dari membayar karyawannya dan ketika membeli mesin atau fasilitas. Dan laba di hitung berdasarkan selisih antara pendapatan dan beban, dan laba tersebut di serahkan kepada pemilik bisnis. Misalnya seorang penjual Koran, menjual korannya dengan modal awal 35000 dan dalam sehari dapat menghasilkan 50000. cara menghitung labanya adalah :
                        Pendapatan                 50000
                        Modal (beban)             35000 –
                        Laba                            15000
Labanya di dasarkan pada pendapatan di kurangi modal (beban)

Bisnis Nirlaba
            Tidak semua bisnis diciptakan untuk menghasilkan organisasi nirlaba (non profit organitation) adalah organisasi yang tujuan tertentu dan tidak di maksudkan untuk mencari laba.
            Ketika pendaptan melampaui bebannya di priode tertentu, laba tersebut di investasikan  kembali di organisasi tersebut. Contoh umum dari organisasi nirlaba meliputi beberapa rumah sakit, sekolah, organisasi sosial. Meskipun organisasi nirlaba sepenuhnya fokus pada penghasilan laba, organisasi tersebut tetap dikelola sebagaimana bisnis di kelola.


B. Sumber Daya yang Digunakan untuk Menghasilkan Produk atau Jasa  
            Untuk menghasilkan produk atau jasa, perusahaan bergantung pada faktor-faktor produksi berikut ini :
Ø  Sumber daya alam
Ø  Sumber daya manusia
Ø  Modal
Ø  Kewiraswastaan
Ø  Sumber daya alam
Sumber daya alam (natural resources) meliputi sumber daya apapun yang dapat digunakan dalam bentuk alamiyah. Sumber daya alam yang paling jelas dan umum di gunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan produk atau jasa adalah tanah. Agribisnis mengendalikan tanah untuk menghasilkan tanaman. Bisnis lain yang mengendalikan tanah untuk mendirikan tempat bagi produksinya.
Ø  Sumber daya manusia
Sumber daya manusia (human resources) adalah manusia yang mampu melakukan pekerjaan bagi suatu bisnis. Mereka dapat memberikan kontribusi pada produksi dengan  menggunakan kemampuan fisik mereka, seperti bekerja di pabrik guna menghasilkan suatu produk. Alternatifnya mereka dapat memberikan kontribusi dengan menggunakan kemampuan mentalnya, seperti mengusulkan perubahan dalam proses produksi saat ini atau memotivasi pekerja lain.
Ø  Modal
Modal (capital) meliputi mesin, peralatan, perlengkapan dan fasilitas fisik yang digunakan untuk suatu bisnis. Semua jenis modal ini umum digunakan oleh sumber daya manusia untuk fasilitas fisik biasanya diperlukan untuk menghasilkan fisik biasanya diperlukan untuk menghasilkan banyak jasa maupun produk.
Ø  Kewiraswastaan (enter prenership)
Tindakan penciptaan, pengaturan dan pengolahan suatu bisnis. Sedangkan yang di maksud dengan Wiraswasta adalah orang yang mengatur, mengelolah, dan yang menanggung resiko dari memulai suatu bisnis.

C.   Para Pemangku Kepentingan Dalam Suatu Bisnis
            Setiap bisnis melibatkan transaksi dengan manusia. Orang-orang tersebut di pengaruhi oleh bisnis dan oleh karena itu memiliki kepentingan dalam bisnis tersebut. Mereka disebut sebagai pemangku  perusahaan (state holders). Ada lima jenis pemangku kepentingan yang terlibat dalam suatu bisnis:
·         Pemilik
·         Kreditor
·         Karyawan
·         Pemasok
·         Pelanggan
Dari setiap jenis pemangku kepentingan memainkan peranan penting bagi perusahaan.
Ø  Pemilik
Adalah seorang wiraswasta yang menciptakan suatu pada awalnya berfungsi sebagai pemilik tunggal. Tetapi guna melakukan ekspensi, bisnis tersebut mungkin memerlukan lebih banyak pendanaan dibandingkan dengan yang dapat disediakan oleh wiraswasta tersebut. Akibatnya, wiraswasta tersebut memperbolehkan aran lain untuk berinvestasi dalam perusahaan dan menjadi partner pemilik. Sedangkan para investor akan memiliki saham (stock) di perusahaan, saham adalah sertifikat kepemilikan dari suatu bisnis.
Ø  Kreditor
Kreditor adalah  lembaga keuangan atau individu yang menyediakan pinjaman. Perusahaan biasanya membutuhkan dukungan keuangan melampaui apa yang disediakan oleh pemiliknya ketiaka suatu  perusahaan di dirikan pada awalnya perusahaan tersebut mengeluarkan beban sebelum dapat menjual suatu produk atau jasa.
Ø  Karyawan
Karyawan adalah orang-orang yang bekerja dalam suatu perusahaan untuk melaksanakan operasi bisnis. Sedangkan  manajer  adalah karyawan yang bertanggung jawab untuk mengelola penugasan kerja dari karyawan lain dan membuat keputusan bisnis penting.
Ø  Pemasok
Pemasok adalah  perusahaan atau perorangan yang menyediakan bahan baku sesuai jadwal. Perusahaan pada umumnya menggunakan bahan baku guna menghasilkan produknya. Perusahaan tidak dapat menyelesaikan produksi jika mereka tidak dapat memperoleh bahan baku.

Ø  Pelanggan
Perusahaan tidak dapat bertahan hidup tanpa pelanggan. Untuk menarik pelanggan, suatu perusahaan harus menyediakan produk atau jasa yang diinginkan pada harga yang wajar.

D.   Lingkunagn Bisnis
Keberhasilan suatu bisnis pada umumnya bergantung pada lingkungan bisnis. Lingkunan bisnis dapat di bagi menjadi bagian-bagian berikut :
Ø  Lingkungan Sosial
Ø  Lingkungan industri
Ø  Lingkungan ekonomi
Ø  Lingkungan global

Ø  Lingkungan sosial
Lingkungan sosial, meliputi demografi dan preferensi pelanggan, mencerminkan sosial terhadap mana suatu bisnis ter-ekspos, demografis (demographics), atau karakterisrik dari populasi berubah sejalan dengan waktu.
Ø  Lingkungan industri
Lingkungan industri mencerminkan kondisi didalam industry perusahaan terhadap mana perusahaan ter-ekspos. Kondisi disetiap industry bervariasi sesuai dengan permintaan dan persaingan.
Ø  Lingkungan ekonomi
Kondisi ekonomi memiliki dampak yang kuat terhadap kinerja dari setiap bisnis. Ketika perekonomian kuat, tingkat lapangan kerja tinggi, dan kompensasi yang dibayarkan  kepada karyawan juga tinggi. Oleh karena itu, orang memiliki penghasilan yang relatif baik di kondisi ini.
Ø  Lingkungan global
Lingkungan global dapat mempengaruhi seluruh perusahaan baik secara langsung maupun  tidak langsung. Beberapa perusahaan mengandalkan Negara lain untuk sebagian pasokannya atau menjual produknya di berbagai Negara.

E.    Jenis-Jenis Utama Dari Keputusan Bisnis
Jenis utama dari keputusan yang terlibat dalam menjalankan bisnis dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
Ø Keputusan manajemen
Ø Keputusan pemasaran
Ø Keputusan keuangan
Ø  Keputusan manajemen
Manajemen adalah cara bagaimana karyawan dan sumber daya lain (seperti mesin) di gunakan oleh perusahaan.
Ø  Keputusan pemasaran
Pemasaran adalah cara bagaimana  produk atau jasa dikembangkan , ditetapkan harganya, di distribusikan dan di promosikan ke pelanggan.
Ø  Keputusan keuangan

Keuangan adalah cara bagaimana perusahaan  memperoleh dan menggunakan dana bagi operasi bisnisnya.

Komentar

Postingan Populer